Tuesday, 26 November 2013

Kita Peduli Pendidikan Negeri



KITA PEDULI PENDIDIKAN NEGERI

Pendidikan sering sekali dikaitkan dengan yang namanya sekolah. Padahal, pendidikan itu bukan hanya di sekolah formal saja. Di alam bebas, dalam kehidupan sehari-hari dan banyak lagi, dari semuanya kita bisa mendapatkan pendidikan. Tetapi, pendidikan dan sekolah sudah tidak bisa dipisahkan lagi. Karena dari sekolahlah kita bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan terorganisir. Sehingga kesan hubungan antara pendidikan dan sekolah bukan hal yang tidak dikenal lagi di kalangan masyarakat, bahkan masyarakat awam sekalipun. Namun pendidikan di negeri ini, seiring berjalannya waktu malah semakin tidak menjamin peserta didiknya menjadi manusia yang seutuhnya, khususnya dari segi karakter mereka. Maraknya tawuran antar pelajar, kenakalan remaja dan kemiskinan yang terus bertambah di negeri ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pendidikan di negara kita. Susunan kata “harus menjadi lebih baik” adalah kalimat yang tepat untuk menjadikan pendidikan sekolah bertanggungjawab atas peserta didiknya. Baik dari segi keilmuan dan teknologinya mau pun karakter yang mereka miliki yang seharusnya bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sangat sulit memang, tetapi jika sebagai tenaga pengajar atau pendidik berusaha untuk mewujudkan itu semua, kita yakin bahwa Indonesia bisa menjadikan pendidikan dalam sekolah itu lahan subur untuk memanusiakan manusia. Setidaknya mereka yang berbondong-bondong mendaftarkan dirinya ke sekolah yang mereka minati, mereka sudah berniat di dalam hatinya. Jika mereka sudah berniat untuk memperbaiki dirinya dengan pendidikan, selanjutnya adalah tugas para pendidik yang mesti meluruskan dan memberikan pemahaman kepada mereka yang menginginkan sebuah perubahan. Karena hanya dengan pendidikanlah hidup mereka bisa berubah ke arah yang lebih cerah.
Tetapi nyatanya, tenaga pendidik di Indonesia ini belum mencapai kata maksimal. Hanya bisa menyampaikan materi saja dirasa sudah cukup. Padahal, bukan hanya penyampaian dan pembahasan materi yang diinginkan siswa, tetapi bagaimana caranya mereka paham materi tersebut dan sebagai pendidik bisa mengajaknya menerapkan apa yang telah mereka pahami. Jangan biarkan mereka yang masih sangat butuh bimbingan malah dilepaskan begitu saja. Kini saatnya bekerja keras untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, bukan hanya wacana semata. Banyak yang bisa bersuara pendidikan Indonesia ini harusnya begini, namun hanya segelintir orang yang memperjuangkan keutuhan pendidikan.
Ini menjadi tanggungjawab kita semua sebenarnya, sebagai orang tua, pendidik dan mereka yang bersangkutan dengan kemajuan pendidikan. Memulai pendidikan dari keluarga sangatlah penting, sehingga mereka paham betul arti pendidikan itu apa. Proses penyadaran itu ada dalam keluarga, artinya, peran orang tua sangat dibutuhkan disini. Lihat saja, orang tua yang menjadi single parent, Banyak sekali peserta didik korban perceraian yang kemudian masa-masa belajarnya sangat terganggu. Mereka tidak berpikir dampak bagi anak-anaknya, hanya memikirkan kesenangan yang ada dalam pikirannya. Karena dari orang tualah salah satu semangat mereka untuk bisa menunjukkan bahwa mereka itu bisa, karena orang tualah yang bisa memberikan pendidikan keluarga. Kalau sudah begitu, mereka akan dengan mudah mendapatkan pendidikan dalam sekolah. Karakter yang diinginkan oleh tenaga pendidik bukan hal yang sulit lagi bila dalam keluarga, mereka juga mendapatkan pendidikan yang sangat berharga. Jika keluarganya saja tidak menjamin mendapatkan pendidikan yang sangat penting, maka apa jadinya mereka, mereka akan berlaku seenaknya saja. Dan dari sinilah terjadinya kenakalan remaja dan sebagainya.
Untuk kemajuan pendidikan pendidikan di Indonesia, marilah kita bergerak semuanya. Dari mulai orang tua yang bisa dijadikan dasar pendidikan bagi mereka, sampai pihak sekolah yang mesti bekerja ekstra. Memang tidak gampang untuk mengurus anak orang. Tapi guru adalah pahlawan bangsa yang sesungguhnya. Jika mereka berhasil menjadikan peserta didiknya sebagai manusia, maka mereka akan mendapatkan kebanggaan tersendiri yang tidak ada nilainya. Dari hari ini, jam ini dan detik ini, tanamkan dalam diri, bahwa kita semua peduli pendidikan negeri!

No comments:

Post a Comment